
JATMAN dan Tasawuf Nusantara: Memperkuat Peradaban dan Jejaring Global
Mengulas peran JATMAN dalam memperkuat tasawuf Nusantara melalui pelestarian sanad dan turats, riset, kaderisasi, pengabdian sosial, serta diplomasi spiritual global bersama INC.
Koleksi kajian fiqih peradaban kontemporer, dawuh keagamaan berhaluan wasathiyah, transformasi tata kelola pesantren, dan catatan pemikiran K.H. Abdul Hakim Mahfudz.

Mengulas peran JATMAN dalam memperkuat tasawuf Nusantara melalui pelestarian sanad dan turats, riset, kaderisasi, pengabdian sosial, serta diplomasi spiritual global bersama INC.
Menampilkan 1–6 dari 7 artikel
Nasional01Konsep tata kelola kolaboratif dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa penanganan karhutla tidak cukup jika hanya mengandalkan komando birokrasi.
Nahdlatul Ulama02Melacak denyut dinamika dan pusaran wacana di tubuh Nahdlatul Ulama (NU) selalu menghadapkan kita pada sebuah kesadaran historis bahwasanya perbedaan pandangan dalam ruang ijtihad adalah rahmat yang menghidupkan rasionalitas umat.
Resensi Buku03Melalui buku Merawat Warisan, Menjawab Zaman: Kumpulan Kolom KH. Abdul Hakim Mahfudz tentang Islam, Pesantren, dan Isu-Isu Kontemporer, kita diajak melihat gaya kepemimpinan KH. Abdul Hakim Mahfudz dalam memimpin Pesantren Tebuireng untuk tetap merawat warisan sekaligus menjawab tantangan zaman.
Nahdlatul Ulama04Artikel ini membahas tantangan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin setelah terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 dalam menjaga posisi NU sebagai organisasi sosial keagamaan di tengah kuatnya daya tarik politik.
Nahdlatul Ulama05
Tebuireng06Dapatkan pilihan artikel, dawuh Jumat, dan agenda safari secara berkala.
Daftar buletin gratis